Mengoptimalkan Penjualan Menggunakan E-Commerce
Selamat datang kembali pada blog saya yang membahas tentang dunia kewirausahaan. Pada tulisan kali ini kita akan berkenalan dengan E-Commerce. Hampir semua kaum milineal sudah mengenal tentang E-Commerce untuk membeli kebutuhan sehari - sehari.
Apa itu E - Commerce ?
E-commerce adalah singkatan dari dua kata, yakni electronic dan commerce. Bila diartikan secara harfiah, artinya adalah perdagangan elektronik. Artinya adalah semua proses pemasaran dan pembayaran barang dilakukan secara eletronik atau online. Contoh penerapan E-Commerce adalah seperti pembelian tiket transportasi, pembayaran tagihan, perbankan dan investasi. Transaksi e-commerce bisa dalam bentuk bisnis ke bisnis (B2B), bisnis ke konsumen (B2C), konsumen ke konsumen (C2B), dan konsumen ke bisnis (C2B).
Mengoptimalkan Penjualan Menggunakan E-Commerce Untuk Pengembangan Usaha
1. Upsell Produk
Upselling adalah suatu teknik penjualan yang digunakan untuk membuat pelanggan membelanjakan lebih banyak dengan membeli produk dengan versi yang ditingkatkan atau premium dari apa yang dibeli. Kita pasti sudah sering mendengar atau melihat hal-hal seperti “Apakah Anda ingin meng-upgrade pesanan Anda?”. Hal tersebut merupakan salah satu contoh praktik dari upselling untuk membuat customer membeli produk premium daripada produk yang awalnya ingin mereka beli
2. Terhubung dengan Customer Melalui Fitur Live Chat
Dengan memanfaatkan fitur live chat untuk secara langsung membangun koneksi dengan customer baik di website ataupun toko online di e-commerce platform/ marketplace. Kehadiran fitur live chat ini dapat memungkinkan Anda untuk lebih mengarahkan pencarian mereka pada suatu halaman tertentu setelah menghabiskan waktu lebih dari satu menit, atau bahkan sesaat setelah mereka tiba di toko Anda.
3. Mengantisipasi Penjualan Mendatang
Jika Anda memiliki kemampuan untuk memperluas lini produk Anda, maka Anda harus dapat mengevaluasi permintaan pasar dan melihat apakah hal tersebut sepadan dengan biaya yang Anda keluarkan. Anda dapat melakukannya melalui berbagai pendekatan seperti riset kata kunci, validasi geografis, tren media sosial, dan sebagainya. Anda juga dapat menjual produk dengan sistem pre-order untuk melihat seberapa banyak konsumen yang berminat pada produk tersebut.
4. Optimalkan Halaman Produk Anda
Conversion rate optimization (CRO) merupakan praktik yang diterapkan dalam mengoptimalkan konversi penjualan di dalam toko online Anda. Mempraktikan CRO akan membantu Anda untuk mengidentifikasikan masalah-masalah pada toko online Anda seperti, “di mana Anda kehilangan penjualan?”, “Konsumen seperti apa yang meninggalkan toko dan mengapa?”, “Apa yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan kembali peluang yang terlewatkan itu?”, dan sebagainya.
5. Berikan Apresiasi untuk Customer Loyal
Berfokus pada retensi pelanggan merupakan cara terbaik yang dapat menghemat biaya dalam meningkatkan penjualan online dari produk bisnis Anda. Konsumen yang kembali membeli produk atau layanan yang Anda berikan dapat menyumbang hampir 22% dari pendapatan Anda, sementara pelanggan baru hanya menyumbang 11%, menurut data dari Stitch Labs. Mereka juga melakukan hampir 15% transaksi yang lebih banyak dalam setahun.
Demikian pengenalan dan beberapa cara mengoptimalkan penjualan menggunakan E-Commerce
Continue reading Mengoptimalkan Penjualan Menggunakan E-Commerce